15. Kutukan Mobil James Dean

- Mobil James Dean setelah kecelakaan.
September 1955, James Dean tewas dalam kecelakaan mengerikan ketika sedang mengendarai mobil sports Porsche-nya. Setelah itu “kebetulan” selalu mengikuti pemilik selanjutnya.
Ketika mobil
tersebut di pindahkan dari TKP ke sebuah bengkel, mesinnya jatuh dan
menimpa mekanik hingga memutuskan kedua kakinya.
Kemudian
mesin itu dibeli oleh seorang dokter yang hobi balap mobil, setelah
memasang mesin tersebut ke mobilnya sendiri, dan tak lama kemudian tewas
saat mengikuti perlombaan. Pembalap lain yang mengikuti lomba tersebut,
juga tewas dan di mobilnya ternyata ada sebuah gear yang diambil dari mobil James Dean.
Dan ketika akhirnya mobil James Dean diperbaiki, bengkel yang memperbaiki malah habis terbakar.
Kemudian
mobil ini dipamerkan di Sacramento, namun jatuh dari tempatnya diletakan
dan jatuh hingga mematahkan pinggang seorang remaja.
Di Oregon, mobil tersebut diangkut trailer, dan entah kenapa mobil tersebut tergelincir dan menabrak sebuah toko.
Dan yang terakhir, pada tahun 1959, Secara misterius mobil itu hancur menjadi 11 bagian saat sedang dipamerkan.
14. Novel Yang Tak Disengaja

- Barbary Shore-nya Norman Mailer.
Ketika Norman Mailer membuat novelnya yang terkenal – Barbary Shore,
sebenarnya tidak ada rencana olehnya untuk membuat karakter yang
berprofesi sebagai mata-mata Rusia. Namun, jalannya novel menuntunnya
untuk membuat karakter mata-mata sebagai karakter pembantu, Namun
semakin berjalannya alur, mata-mata tersebut malah menjadi karakter
utama. Yang uniknya, setelah novel itu dipublikasinkan, U.S Immigration Service menangkap
seseorang yang tinggal tepat satu lantai diatas kamar Mailer. Dan
ternyata orang tersebut adalah Kolonel Rudolf Abel, yang dikenal sebagai
mata-mata Rusia terkenal yang bekerja di U.S. saat itu.
13. Mark Twain Dan Komet Halley

- Mark Twain.
Mark
Twain lahir tepat ketika munculnya Komet Haley pada tahun 1835, dan
meninggal pada kemunculan kedua komet itu pada tahun 1910. Dia sendiri
pernah berucap seperti ini :
Aku terlahir
ketika Komet Halley pertama di tahun 1835. Dan tahun depan akan muncul
lagi, aku rasa aku akan “pergi” pada waktu itu.
12. 3 Orang Asing

- Ilustrasi Kereta Api pada zaman itu.
Pada
tahun 1975, tiga orang Inggris yang tidak saling mengenal bepergian
dengan kereta api menuju Peru. Sambil membuang waktu, mereka saling
mengenalkan diri. Setelah itu tak terbayang bahwa salah satu mempunyai
nama belakang Bingham, yang lain Powell, dan yang terakhir mempunyai
nama belakang Bingham-Powell. Tidak satupun diantara mereka berkerabat.
11. Dua Tuan Brysons

- Kamar 307.
Saat
sedang dalam perjalanan bisnisnya pada akhir 1950-an, Tuan George D.
Bryson menginap di sebuah hotel bernama Brown Hotel di Louisville,
Kentucky. Setelah check-in dan diberikan kunci kamar nomor 307,
dia kemudian mengecek meja pesan untuk mencari tahu adakah pesan
untuknya, dan disana ia menemukan sebuah surat yang dialamatkan pada
George D. Bryson, ruang 307. Ini tentu kebetulan atau malah aneh, surat
ini sudah ada sebelum dia memutuskan menginap di hotel ini. Tentu surat
ini untuk seseorang yang pernah menginap di hotel ini, kamar 307 dengan
nama George D. Bryson.
10. Novel Yang Memprediksi Tenggelamnya Titanic

- Futility.
Pada tahun 1898, Morgan Robertson menulis sebuah novel berjudul – Futility.
Yang menceritakan sebuah kapal mewah trans-atlantik yang dipuji-dipuji
tidak mungkin karam, namun dalam cerita dikatakan kapal tersebut
menghantam gunung es dan tenggelam dengan menyeret banyak korban jiwa.
Pada tahun 1912, Titanic kapal super mewah dengan berbagai kelebihn dan
juga trans-atlantik di-cap sebagai kapal anti-karam dan termewah yang
pernah ada pada saat itu, kenyataannya seperti yang kita ketahui kapal
itu menabrak gunung es raksasa dan karam dengan banyak korban tewas. Di
buku, kejadian tersebut terjadi di bulan april sama dengan karamnya
kapal Titanic, di buku terdapat 3000 penumpang dan kenyataan sekitar
2207. Dan di buka terdapat 24 kapal penyelamat, dan kenyataan ada 20.
Sebulan
setelah Titanic karam, sebuah kapal hendak berlayar dan ketika itu
dilihat oleh seorang bocah, teringat tentang Titanic, dan dia kemudian
melihat nama kapal tersebut adalah Titanian. Panik! Ia kemudian
membunyikan tanda peringatan badai. Uniknya kapal berhenti dan
mengurungkan pelayaran. Dan hanya beberapa saat terdengar kabar ada
badai besar di jalur pelayaran yang akan mereka lewati.
9. Penulis Dan Puding Plum

- Puding Plum.
Pada
tahun 1805, seorang penulis bernama Émile Deschamps ditraktir plum
puding oleh orang asing bernama Monsieur de Fortgibu. 10 tahun kemudian,
dia melihat plum puding di sebuah restoran, ketika ia ingin memesannya,
dikatakan pelayan bahwa ini sudah dipesan orang lain, yang ternyata itu
adalah pesanan de Fortgibu. beberapa tahun kemudian, pada tahun 1823
Émile Deschamps sedang makan malam, dan sekali lagi ditawarkan oleh
seseorang sebuah plum puding, namun sayang bukan oleh orang yang ia
harap, hingga ia berkata kepada temannya – “Hanya kehadiran orang itu
yang bisa melengkapi makan malamku”. Dan disaat yang bersamaan de
Fortgibu yang tampak sudah pikun memasuki restoran tersebut.
8. Angka Keberuntungan

- Angka keberuntungan yang didebatkan.
Sekitar
tahun 1930-an, sebuah kereta tergelincir dan jatuh dari jembatan terbuka
di Newark Bay dan membunuh 30 penumpang. Sebuah koran kemudian
mempublikasikan foto-foto insiden tersebut, dan dimana pada sebuah foto
terlihat dengan jelas angka 932 disalah satu sisi gerbong. Banyak orang
kemudian memakai angka tersebut pada sebuah permainan angka, dan angka
itu muncul! Ribuan orang menang.
7. Kutukan Petir

- Petir.
Pada
tahun 1899 seorang pria tewas tersambar petir saat ia sedang bersantai
di halaman belakang rumahnya, di Taranto, Itali. 30 tahun kemudian,
anaknya juga tewas terambar petir di titik yang sama. Dan pada tanggal 8
Oktober 1949, Rolla Primarda, anak kedua dari korban kedua (cucu dari
korban pertama) juga tewas di titik yang sama, dengan sambaran petir.
6. Patricide

- Ilustrasi seorang anak mencoba melakukan Patricide.
Patricide
berarti seorang anak yang membunuh ayahnya. Jean Marie Dubarry, orang
berkebangsaan Prancis, dieksekusi pada tanggal 13 Februari 1746 atas
pembunuhan ayahnya. 100 tahun kemudian, seorang yang juga berkebangsaan
Prancis dengan nama yang sama, Jean Marie Dubarry dieksekusi karena…
juga membunuh ayahnya!
5. Nama Yang Menjadi Takdir

- Sir Edmund Godfrey.
Pada tanggal 26 November 1911, 3 orang dihukum gantung di Greenberry Hill, London setelah terbukti membunuh Sir Edmund Godfrey. Nama para pembunuh itu adalah Robert Green, Henry Berry, Lawrence Hill (Green, Berry, Hill).
4. Duel Yang Beruntung – tidak juga

- Gambaran seseorang yang tertembak dalam duel.
Henri
Trange telah melewati 5 duel di Marseilles, Prancis, antara tahun 1861
dan 1878. Keempat duelnya diwarnai dengan kematian lawannya sebelum satu
tembakanpun dilepaskan. Dan tepat sebelum tembakan dilepaskan pada duel
kelima, Trange tewas tersungkur.
3. Korban Yang Berkaitan

- Perayaan Whit Day pada zaman itu.
Barbara
Forest (1954) dan Mary Ashford (1797) adalah korban pembunuhan namun
terpisah jarak 157 tahun namun mempunyai banyak kesamaan. Mereka berdua
ditemukan terbunuh di hari yang sama, 27 Mei, di kota yang sama,
masing-masing pada tahun 1817 dan 1974, FYI pada tanggal 26 Mei adalah Whit Day, mereka sama-sama diperkosa sebelum dibunuh, mereka dibunuh hampir di waktu yang sama, dan jarak tubuh mereka hanya 400 yards,
para pembunuh itu masing-masing mencoba menyembunyikan tubuh korbannya,
kedua gadis itu sama-sama telah mengunjungi teman pada malam Whit
Monday, dan sama-sama mengganti gaun baru malam itu, dan sempat pergi ke
pesta dansa. Dan dua pembunuh itu mempunyai nama yang sama – Thornton.
Dan keduanya dibebaskan dari hukuman, kedua korban mempunyai bentuk
wajah yang sama. Dan 10 hari sebelum 17 Mei 1974, Barbara Forest berkata
pada temannya, “Bulan ini sepertinya jadi bulan yang menyebalkan. Aku
tidak tahu kenapa. Jangan tanya mengapa.”
2. Pat Paulsen Dan Abraham Lincoln

- Abraham Lincoln.
Penyelidikan menguak banyak hal yang mengaitkan hubungan antara Pat Paulsen dan Abraham Lincoln.
Nama Paulsen dan Lincoln mengandung 7 karakter nama.
Lincoln terbunuh di Ford’s Theatre. Yang dimiliki oleh Pat.
Sekretaris
Lincoln memperingatkan agar tuannya tidak pergi ke teater itu. Manajer
Paulsen mengingatkan agar dia jangan mendekati teater itu.

- Pat Paulsen.
Lincoln terbunuh di hadapan istrinya, Pat hampir dibunuh oleh istrinya.
John Wikes Booth tertembak di gedung teater dan bersembunyi di gudang, dan Paulsen bersembunyi juga di gudang tersebut.
John Wikes Booth punya nama dengan 15 karakter. Patrick L. Paulsen juga 15 karekter.
1. R.I.P

- Charles Francis Coghlan.
Pada
tahun 1899, Texas, USA. Aktor terkenal dari Kanada, Charles Francis
Coghlan sakit dan meninggal ketika berada di Galveston. Karena tempat
tinggalnya Prince Edward Island, 3500 miles jauhnya, dia dikuburkan didalam peti mati granit.
Setahun
setelah kematiannya, pada bulan September 1900, badai menghantam
Galveston, membanjiri pemakaman tempat Charles dikuburkan dan membawanya
ke sebuah Teluk Meksiko.
Bulan
Oktober 1908, 8 tahun setelah badai, seorang nelayan di Prince Edward
Island menemukan sebuah kotak yang mengambang. Dan itu adalah peti mati
dari Charles Coghlan yang akhirnya secara mengejutkan sampai ke tempat
kelahirannya. Akhirnya dia dimakamkan di gereja saat dia di baptis waktu
kecil. (Yudha)
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar